5 Trik Agar Tanah Dijual Cepat Laku Di Pasaran

Tanah merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang disukai beberapa kalangan. Harga tanah bisa dipastikan akan selalu mengalami kenaikan. Tapi, Anda harus paham bahwa tanah tidak mempunyai pasar layaknya bentuk investasi lain seperti saham. Untuk itu, Anda membutuhkan waktu agar tanah dijual cepat laku.

Tanah menjadi bentuk investasi yang jarang sekali mengalami penurunan harga. Hal ini terjadi karena tanah merupakan salah satu bentuk sumber daya alam terbatas. Hampir semua orang membutuhkan tanah untuk membangun hunian atau tempat usaha.

Tanah adalah kebutuhan yang tidak perlu dipenuhi setiap hari. Harga tanah yang tinggi juga membuat banyak orang harus menabung untuk membeli tanah. Namun, bagi Anda yang ingin tanah yang Anda jual cepat laku di pasaran, Anda tidak perlu khawatir. Ada sejumlah trik yang bisa Anda ikuti agar tanah dijual cepat dilirik pembeli.

1. Memilih Lokasi yang Mempunyai Potensi

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada tanah, Anda harus memastikan potensi lokasi tanah yang dibeli. Lokasi yang potensial akan membuat tanah dijual akan cepat laku di pasaran.

Lokasi tanah yang kurang strategi terkadang jarang dilirik oleh pembeli. Apalagi tanah yang ditawarkan berada di kawasan yang sulit untuk mendirikan sebuah bangunan, seperti kawasan rawan bencana.

Untuk itu, sangat penting menentukan lokasi tanah yang potensial untuk dijadikan bisnis investasi. Lokasi tanah akan menentukan besaran harga jual dan cepat tidaknya tanah tersebut laku di pasaran.

2. Memasang Harga yang Kompetitif

Tinggi rendahnya harga jual tanah ditentukan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut adalah lokasi yang strategis, akses menuju lokasi tanah yang mudah, banyaknya permintaan dari pembeli, dominasi pengembang pada lokasi sekitar, objek yang ada di atasnya, hingga lokasi yang jauh dari bencana alam.

Sebagai penjual, Anda harus menentukan harga dari tanah yang dijual. Tanah dijual tersebut harus mempunyai harga yang kompetitif dari harga tanah di sekelilingnya. Ini bertujuan agar pembeli tertarik untuk membeli atau sekedar mencari informasi mengenai tanah yang Anda tawarkan.

Cara mudah menentukan harga tanah adalah melakukan survei. Anda bisa mengumpulkan informasi mengenai harga tanah dengan bertanya kepada penduduk sekitar atau ke kantor yang mengurusi tanah di wilayah tersebut. Dengan data yang Anda miliki, Anda akan lebih mudah untuk menentukan harga jual.

Agar calon pembeli tertarik dengan tanah yang Anda tawarkan, Anda bisa memasang harga jual yang kompetitif. Sebaiknya Anda memasang harga yang tidak terlalu rendah maupun tinggi dari harga tanah pada umumnya di wilayah tersebut. Selain agar menarik pembeli, Anda juga tidak akan merusak harga pasaran di wilayah tersebut.

3. Memberikan Kesan Pertama yang Baik

Saat pembeli akan membeli sesuatu, hal pertama yang dilihat adalah penampilannya. Sebagai penjual tanah, Anda harus memberikan kesan pertama yang baik pada pembeli.

Sebaiknya Anda membersihkan area tanah yang akan dijual sebelum menawarkannya di pasaran. Dengan area yang bersih, tanah dijual akan dilihat pembeli sebagai tempat potensial. Selain itu, pembeli akan lebih nyaman melihat lokasi tanah yang akan dijual tersebut.

Tanah yang rapi dan bersih akan membuat calon pembeli semakin tertarik untuk membeli. Bayangkan saja apabila tanah yang akan dijual dibiarkan seperti tanah tidak terawat dengan rumput dan tanaman liar tumbuh di atasnya. Anda akan kesulitan meyakinkan calon pembeli bahwa tanah tersebut mempunyai potensi.

4. Aktif Beriklan baik secara Offline maupun Online

Agar tanah dijual cepat laku, Anda harus aktif melakukan pemasaran. Pemasaran tanah dapat dilakukan dengan memasang iklan baik secara offline maupun online.

Pemasaran offline dapat Anda lakukan dari mulut ke mulut maupun memasang banner di lokasi tanah. Anda bisa menawarkan tanah kepada teman maupun kerabat. Anda juga bisa meminta bantuan mereka untuk memberi tahu calon pembeli yang ingin membeli tanah.

Pemasaran offline dapat pula dilakukan dengan memasang banner. Anda bisa memasang banner tepat di lokasi tanah dijual maupun di tempat-tempat strategis lain yang mudah dibaca oleh orang.

Walaupun kurang efektif, pemasaran offline masih sering dilakukan oleh para penjual tanah. Agar informasi mengenai tanah dijual cepat menyebar, Anda juga dapat melakukan pemasaran secara online.

Pemasaran online dapat dilakukan dengan memasang iklan di website jual beli properti maupun media sosial. Platform digital jual beli properti saat ini sangat mudah ditemukan. Salah satu diantaranya adalah rumah.com. Melalui platform digital tersebut, para calon pembeli akan lebih mudah mendapatkan informasi mengenai properti yang dijual maupun sekedar untuk disewakan.

Selain melalui website, Anda juga dapat memanfaatkan media sosial. Hampir semua orang saat ini menggunakan media sosial. Tidak heran jika media sosial menjadi salah satu tempat yang tepat untuk memasarkan tanah.

5. Mempertimbangkan untuk Meminta Agen Properti

Trik terakhir yang bisa Anda coba adalah menggunakan agen properti. Agen properti akan membantu Anda dalam menetapkan harga, memasang iklan, hingga membantu proses administratif saat tanah dijual laku dibeli.

Anda harus melihat rekam jejak agen properti yang akan digunakan. Pastikan rekam jejaknya baik agar Anda tidak rugi maupun tertipu ke depannya.

Demikian tadi 5 trik yang bisa Anda lakukan agar tanah dijual cepat laku di pasaran. Dengan melakukan trik-trik tersebut diharapkan tanah lebih cepat dilirik oleh calon pembeli.